Tuesday, February 17, 2015

GUNUNG BROMO

Destinasi wisata ini sangat populer karena keindahanya yang menawan. Bisa ditempuh dari rute Probolinggo ataupun Malang. Saya akan menceritakan rute dari Probolinggo, karena belum pernah lewat rute Malang :).
Kalau dari arah Surabaya bisa ambil jurusan mengarah Probolinggo sampe ketemu pertigaan besar yang lurus mengarah ke Kota Probolinggo dan yang ke Kanan mengarah ke Bromo. Jarak tempuh dari Surabaya sekitar 3 jam tergantung kondisi lalu lintas. Dan jarak tempuh dari pertigaan probolinggo itu sktr 1-2jam(tergantung bawanya hehe) 

Rute ini lumayan ramai dengan jalan yg agak lebar memudahkan pencapaian lokasi. Yang perlu diwaspadai kalau perjalanan malam hari karena penerangan menuju lokasi kurang. Jalan berkelok kelok dan nanjak membutuhkan kesabaran kendaraan yang sehat.

Untuk penginapan dan akomodasi di sini sangat memadai, banyak hotel ataupun vila yang di tawarkan. Untuk hotel ada bebrapa kelas ruangan. tapi hemat saya karena hanya untuk tidur pilih yang paling murah harga sekitar Rp. 300K termasuk sarapan. 

Ada 4 lokasi yang ditawarkan di lokasi wisata sekitar GUNUNG BROMO: Sunrise view, Kawah Gunung Bromo, Savana, Pasir Berbisik. Ke 4 lokasi itu hanya bisa ditempuh dengan kendaraan Jeep atau hardtop yang bisa ditemui di sepanjang jalan menuju Gunung Bromo. Dengan range Harga 600K sampe 900K tergantung nego itu untuk harga BBM di posisi 8500 sekarang kan turun lagi BBM hehe. 

1. Sunrise View



2. Sekitar kawah Gunung





Saturday, November 15, 2014

PULAU MERAH (RED ISLAND) BANYUWANGI

Destinasi wisata ini mulai terkenal sejak Bupati baru Abdullah Azwar Anas menggalakkan sektor wisata di Kabupaten Banyuwangi yang terkenal dengan mottonya Sunrise of Java.

Dengan agenda Surfing international dan Tour de Ijen nya mampu mengangkat nama Pulau Merah ke tingkat yang lebih popular baik dalam negri maupun Luar Negri. Dengan 2 program andalan Pemerintah setempat itu menjadikan destinasi wisata ini semakin populer. Dengan menjadikan Pulau Merah sebagai tempat finish salah satu rute jalur Tour de Ijen  sebagai salah satu strategi yang lumayan ampuh untuk mengejot pariwisata. 

Kecantikan pantai dan masih alami (belum terekplorasi) menjadi daya tarik tersendiri dan di dukung ombak khas pantai selatan. Tapi perlu di waspadai untuk wisatawan yang berenang di pantai ini untuk selalu mengikuti anjuran penjaga pantai yang senantiasa memperingatkan untuk menghindari daerah daerah tetentu untuk keselamatan pengunjung.

Lahan parkir yang luas  dan tersedianya berbagai jajanan dan makanan khas banyuwangi sebagai penunjang sebagai destinasi wisata Favorit Banyuwangi. Yang perlu ditingkatkan adalah sarana pengunjung seperti Toilet dan kamar mandi/Bilas.Kalau hari hari libur bisa sampe kehabisan air untuk bilas... hehe

Menuju ke Pulau Merah ini tidak begitu sulit karena banyak petunjuk yang di sediakan, kendalaya mungkin jalan yang tidak terlalu lebar jadi untuk wisatawan dari luar daerah untuk berhati hati dalam berkendara. Terutama pas lebaran sudah di pastikan jalanan macet karena saking banyaknya pengunjung.

Dari Arah barat Kalibaru dan Timur (Srono)ambil jalur yang mengarah ke Jajag(perempatan Jajag)  ambil arah mengikuti petunjuk. Dengan jarak kurang lebih 30KM dari Jajag bisa ditempuh kurang lebih 45menit sampe 1 Jam (kondisi tidak macet)

Pulau Merah yang terletak di kecamatan Pesanggaran, ini menyimpan berbagai potensi kekayaan alam juga yaitu Gunung Emas Tumpang Pitu. Meskipun dengan adanya potensi SDA begitu besar masyarakat berharap untuk tidak ada explorasi besar besaran di Gunung Tumpang Pitu yang akan berkibat Hancurnya potensi wisata Pulau Merah. Tapi meskipun begitu masyarakat setempat sudahh menambang secara tradisonal dan berharap untuk tidak merusak potensi wisata Pulau Merah.

Map Pulau Merah

1. Pulau Merah







2. Bermain Air



 3. Edisi Narsis






4. My Kid's Bermain Pasir










Saturday, November 8, 2014

LEMBANG FLOATING MARKET

Destinasi wisata ini yang satu ini menarik dan cukup representatif untuk tujuan wisata keluarga dan cukup unik yaitu penggabungan pasar yang ditata cukup menarik dan wisata air. Pasarnya memang di atas air tapi steady (tidak bergerak dari tempatnya). Menggunakan perahu yang seragam di seluruh kiosnya. Dan kebanyakan kios menjajakan makanan khas dan tradisional, terutama dari Jawa Barat dan cukup komplit. Bagi pecinta kuliner okelah menu menu yang di sajikan. 















Untuk mencapai tempat ini dibutuhkan kesabaran karena lembang memang merupakan destinasi wisata yang cukup populer dan variatif. Terutama hari libur menuju kawasan ini sangat padat terutama dari arah Bandung (Pasteur) Bisa memakan waktu 2 Jam, kalau dari arah Bandung jam 10 pagi diusahakan sudah berangkat. Dan pastikan alat keselamatan di mobil dipakai (seat belt) terutama yang di depan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 

Tempat parkir yang lumayan luas, sarana ibadah(musholla) yang memadai , toilet yang lumayan bersih, menjadi penunjang kawasaan ini. 

Untuk mencapai pasar dalam kawasan ini bisa jalan mengelilingi danau dan melihat wahana-wahananya atau naik perahu dayung dari dermaga keberangkatan dan dermaga di pasar. Setiap penumpang dikenai tarif Rp. 1000 cukup murah kan

Di kawasan ini diberlakukan mata uang sendiri, semacam koin yang bisa kita tukar di beberapa kounter penukaran dengan nilai variatif dari 5rb, 10Rb, 20Rb, 50Rb

Selain tempatnya yang sejuk dan menarik, wahananya pun tidak mengecewakan buat anak2 meskipun tidak banyak. 

1. Kolam Angsa : Bisa ngasih makan angsa dengan menukarkan koin dengan semacam pelet seharga 5rb. Cukup menarik

2. Kelinci Teletubis: Ngasih makan kelinci dan menangkap kelinci dalam kandang yang dibikin kayak teletubis, dengan menukar koin anak2 bisa bermain dengan kelinci.



























3. Miniaatur Kereta : dengan meukar koin anak anak dan kelaurga bisa belajar mengamati miniatur kereta beserta kontrolnya yang dibikin mirip aslinya

4. Naik Perahu Dayung:  Tersedia bebarap pilihan ada kano, kereta Air, perahu dayung dengan tarif yang bervariasi